JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait menyayangkan musibah hilangnya Cello Aditya, bayi yang baru berusia empat hari di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Siti Zahroh, Tambun, Bekasi, Jawa Barat. Menurutnya, kasus tersebut murupakan kesalahan rumah sakit akibat tak mengikuti prosedur.
"Komnas PA sangat menyayangkan atas kasus ini. Kami melihat di rumah sakit itu prosedurnya tentang pengawasan memang lemah. Jadi ini kesalahan pihak rumah sakit," ujarnya dalam acara testimoni kepada wartawan di Kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), Jl TB Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (17/9/2012).
Prosedur yang dimaksud Arist adalah sistem pelayanan dan keamanan yang berada di rumah sakit, sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) dari Kementerian Kesehatan RI. Beberapa SOP yang nihil dari rumah sakit itu antara lain tidak adanya kamera CCTV, ruang bayi yang seharusnya steril, penanganan satu bayi-satu perawat dan sebagainya.
"Ini melanggar izin yang diberikan Kemenkes. Sudah melanggar standar rumah sakit ibu dan anak yang ditetapkan pemerintah. Langkah selanjutnya, kami akan kami melaporkan ini ke Kementerian Kesehatan. Karena ini korban kan juga membayar, tidak gratis," ucapnya.
Arist mencontohkan, salah satu kasus serupa yang berhasil terungkap adalah yang terjadi di Puskesmas Kembangan, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. Saat itu, polisi berhasil meringkus seorang tenaga medis yang terlibat dalam penculikan bayi. Melihat kasus itu, ia berharap, Polres Bekasi, mampu mengungkap kasus itu.
"Biasanya anak yang baru lahir diincar untuk adopsi ilegal karena ada pesanan. Oleh karena itu, kami meminta agar orangtua lebih berhati-hati dalam menjaga anaknya terutama di tempat-tempat umum yang bisa disusupi oleh sindikat penculik dan penjualan bayi," ujar Arist.
Cello menghilang dari Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Siti Zahroh, Tambun, Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (15/9/2012) lalu. Saat itu, ibunya, Syifah, akan keluar dari RS. Menurutnya, seorang wanita berpakaian perawat mengambil bayi yang saat itu baru berusia 4 hari. Setelah itu, pihak RS memberi tahu bahwa Cello menghilang dari ruang perawatan bayi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang